This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 20 Oktober 2012

Udara diubah jadi BBM

Mengubah udara menjadi bensin

Bahan bakar fosil, minyak bumi dan batu bara makin langka, sedangkan kebutuhan manusia akan energi makin tak terbatas. Oleh karena itu, bahan bakar alternatif terbarukan mutlak harus ditemukan. Terobosan dihasilkan sebuah perusahaan Inggris. Dengan memproduksi "bensin dari udara".

Air Fuel Synthesis, nama perusahaan itu, yang terletak di Stockton-on-Tees, Teesside, mengklaim telah menghasilkan lima liter bensin sejak Agustus 2012, menggunakan kilang kecil yang menghasilkan bensin sintesis dari karbon dioksida dan uap air.

Sebuah upaya yang mendapat pujian dari banyak ilmuwan, sebagai upaya untuk melawan perubahan iklim sekaligus solusi untuk eskalasi krisis energi global.

Sementara ini, Air Fuel Synthesis masih dalam tahap pengembangan produksi dan masih butuh pasokan energi dari pembangkit listrik yang ada. Namun, perusahaan itu meyakini, suatu saat nanti proses produksi BBM sintesis ini akan bisa menggunakan sumber daya terbarukan. Misalnya dari angin.

Target ke depan, dalam dua tahun, mereka berharap bisa membangun pabrik skala komersial untuk membuat satu ton bensin setiap hari, lalu melakukan ekspansi dengan memproduksi bahan bakar pesawat, agar perjalanan udara lebih ramah lingkungan.

Lalu, bagaimana cara mengubah udara jadi bensin?

Teknologi yang dimiliki Air Fuel Synthesis secara sederhana bisa dijelaskan seperti ini: mencampurkan udara dengan natrium hidroksida (NaOH), lalu mengelektrolisasi natrium karbonat (Na2CO3) yang dihasilkan untuk melepas karbon dioksida murni.

Lalu, hasilnya direaksikan dengan hidrogen yang dielektrolisis dari air, untuk membuat campuran hidrokarbon. Kondisi reaksi bervariasi, akan disesuaikan dengan jenis bahan bakar yang diinginkan.


Bahan bakar yang dihasilkan dari proses itu siap pakai dan bisa disimpan dalam tangki BBM dengan penambahan zat aditif yang biasa dicampurkan dalam bahan bakar biasa. Alternatif lain, BBM alternatif itu bisa dicampurkan dengan bensin, solar, atau avtur.

Peter Harrison, direktur eksekutif Air Fuel Synthesis mengumumkan terobosan tersebut dalam sebuah konferensi di Institution of Mechanical Engineers di London, pekan ini.

"Kami mengonversi energi terbarukan menjadi lebih bervariasi, bisa digunakan, dan disimpan, seperti bahan bakar cair lain," kata dia kepada Independent.

Perusahaan meyakini, pada akhir 2014, asalkan mendapat dana yang cukup, bisa memproduksi BBM alternatif itu dalam skala komersial.
Dengan mengekstrasi karbon dioksida dari udara, itu berarti proses produksi BBM alternatif secara efektif bisa menghilangkan gas rumah kaca yang dihasilkan industri.

Daur ulang karbon dioksida untuk digunakan dalam mesin juga berpotensi mengubah lanskap lingkungan dan ekonomi dunia. "Anda memiliki potensi untuk mengubah ekonomi negara, jika bisa membuat bahan bakar sendiri."

Harrison menambahkan, pihaknya berencana untuk memproduksi bensin secara komersial menggunakan energi terbarukan pada akhir 2014. Dalam 15 tahun ke depan perusahaan ini akan beroperasi dengan skala kilang.

Kerja AFS didukung Institution of Mechanical Engineers. Tim Fox, kepala bidang energi dan lingkungan institusi tersebut mengapresiasi terobosan itu. "Mungkin kedengarannya mustahil, tapi ini nyata," ujarnya.

Fox yang telah mengunjungi proyek percontohan AFS mengatakan, proses mengubah udara menjadi BBM menggunakan komponen yang sudah dikenal dan telah tersedia saat ini. "Yang menarik, mereka bisa menyatukannya dan menunjukkan, itu bisa bekerja sesuai keinginan," tuturnya.

Masalah utamanya, hingga saat ini proses tersebut masih sangat mahal. Baru mengekstraksi satu ton karbon dioksida saja membutuhkan biaya 400 poundsterling atau Rp52 juta. (art)
|
Sumber berita: VIVAnews

Etika Berdemokrasi dalam hidup berbangsa dan bernegara


BAB I
PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang Masalah
Semenjak era reformasi, demokrasi di negeri ini menjadi lebih baik. Setiap orang punya hak dalam  menyuarakan pendapat bahkan kalau ternyata suara kita tidak di dengar oleh mereka yang punya wewenang. Bahkan sering kali kita juga  melakukan demonstrasi agar suara kita bisa di dengarkan.
Demonstrasi memang menjadi salah satu bagian dari Demokrasi. Namun di negeri Indonesia ini demonstrasi terkadang menjadi sebuah alat kekuasaan dan juga ajang cari uang bagi beberapa orang. Demonstrasi yang seharusnya untuk mengkritik Pemerintahan terkadang malah terkesan menghujat, Selain itu juga demonstrasi di negeri ini terkadang identik dengan anarkis. Padahal seharusnya demonstrasi itu bersifat damai.
Selain runyamnya etika demonstrasi di negeri ini, hal itu malah diperparah oleh para demonstran yang terkadang lebih mengedepankan nafsu ketimbang akal sehat hingga ujung-ujungnya tidak berasaskan etika tetapi malah menjadi sebuah demonstrasi yang anarkis.
Karena hal itulah kami mengangkat judul “Etika Berdemokrasi dalam hidup berbangsa dan bermasyarakat” untuk menjelaskan bagaimana seharusnya Berdemokrasi yang baik dan benar itu dan bagaimana kenyataan demokrasi yang ada di Indonesia pada saat ini.
Seiring dengan berkembangnya waktu, negeri ini memang telah maju dan meningkat dalam hal demokrasi, hanya saja Indonesia masih tertinggal dalam hal etika berdemokrasinya. Sudah saatnya pembelajaran demokrasi juga dibarengi dengan etika berdemokrasi agar kita semua bisa merasakan manfaat dari sebuah demokrasi.

1.2  Rumusan Masalah
1.      Apa etika berdemokrasi itu?
2.      Bagaimana kenyataan demokrasi di Indonesia?
3.      Mengapa etika berdemokrasi di Indonesia masih belum berjalan dengan semestinya?

1.3   Tujuan Penulisan
  1. 1. Untuk memahami apa dan bagaimana etika berdemokrasi yang sebenarnya
  2. 2. Untuk menelaah kenyataan-kenyataan yang terjadi di Indonesia tentang Demokrasi
  3. 3. Memahami segala sesuatu yang ada pada etika berdemokrasi dalam hidup bermasyarakat dan berbangsa.


BAB II
PEMBAHASAN
2.1  Apa etika berdemokrasi itu?
2.1.1 Pengertian Etika
Etika tidak lain adalah aturan prilaku, adat kebiasaanmanusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benardan mana yang buruk. Perkataan etika atau lazim juga disebut etik, berasal darikata Yunani (ETHOS) yang berarti norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah danukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia yang baik,

2.1.2 Pengertian Demokrasi
Demokrasi berasal dari kata Yunani yakni demos dan kratos. Demos artinya rakyat,sedangkan kratos berarti pemerintahan. Jadi, demorasi berarti pemerintahan rakyat, yaitu pemerintahan dimana rakyatnya memeganga peranan yang sangat menentukkan. Dari kutipan pengertian tersebut tampak bahwa kata demokrasi merujuk kepada konsep kehidupan negara atau masyarakat, di mana warga negara dewasa turut berpatisipasi dalam pemerintahan melalui wakilnya yang dipilih melalui pemilu. Pemerintah di negara demokrasi juga mendorong dan menjamin kemerdekaan berbicara, beragama, berpendapat, berserikat setiap warga Negara, menegakkan rule of law, adanya pemerintahan mayoritas yang menghormati hak-hak kelompok minoritas; dan masyarakat yang warga negaranya saling memberi peluang yang sama untuk mendapatkan kehidupan yang layak.
2.1.3 Manfaat Demokrasi
Kehidupan masyarakat yang demokratis, dimana kekuasaan Negara berada di tangan rakyat dan dilakukan dengan sistem perwakilan, dan adanya peran aktif masyarakat dapat memberikan manfaat bagi perkembangan bangsa, Negara, dan masyarakat. Manfaat demokrasi diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Kesetaraan sebagai Warga Negara
Demokrasi bertujuan memperlakukan semua orang adalah sama dan sederajat. Prinsip kesetaraan tidak hanya menuntut bahwa kepentingan setiap orang harus diperlakukan sama dan sederajat dalam kebijakan pemerintah, tetapi juga menuntut perlakuan yang sama terhadap pandangan-pandangan atau pendapat dan pilihan setiapp warga Negara.
2. Memenuhi Kebutuhan-kebutuhan Umum
Dibandingkan dengan pemerintahan tipe lain seperti sosialis dan fasis, pemerintahan yang demokratis lebih mungkin untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan rakyat biasa. Semakin besar suara rakyat dalam menentukan kebijakan, semakin besar pula kemungkinan kebijakan itu mencerminkan keinginan dan aspirasi-aspirasi rakyat. Rakyat biasalah yang merasakan pengaruh kebijakan-kebijakan pemerintah dalam praktiknya, dan kebijakan pemerintah dapat mencerminkan keinginan rakyat hanya jika ada saluran-saluran pengaruh dan tekanan yang konsisten dan efektif dari bawah.
3. Pluralisme dan Kompromi
Demokrasi mengandalkan debat terbuka, persuasi, dan kompromi. Penekanan demokrasi pada debat tidak hanya mengasumsikan adanya perbedaan-perbedaan pendapat dan kepentingan pada sebagian besar masalah kebijakan, tetapi juga menghendaki bahwa perbedaan-perbedaan itu harus di kemukakan dan didengarkan. Dengan demikian, demokrasi mengisyaratkan kebhinekaan dan kemajemukan dalam masyarakat maupun kesamaan kedudukan diantara para warga negara. Dan ketika kebhinekaan seperti itu terungkap, metode demokratis untuk mengatasi perbedaan-perbedaan adalah lewat diskusi, persuasi, kompromi, dan bukan dengan pemaksaan atau pameran kekuasaan.
4. Menjamin Hak-hak Dasar
Demokrasi menjamin kebebasan-kebebasan dasar. Diskusi terbuka sebagai metode mengungkapkan dan mengatasi masalah-masalah perbadaan dalam kehidupan social tidak dapat terwujud tanpa kebebasan-kebebasan yang ditetapkan dalam konvensi tentang hak-hak sipil dan politis: hak kebebasan berbicara dan berekpresi, hak berserikat dan berkumpul, hak bergerak, dan hak untuk mendapatkan perlindungan atas keselamatan diri. Negara-negara demokrasi dapat diandalkan untuk melindungi hak-hak tersebut. Hak-hak itu memungkinkan terwujudnya keputusan-keputusan kolektif yang lebih baik.
5. Pembaruan Kehidupan Sosial
      Demokrasi memungkinkan terjadinya pembaruan kehidupan sosial. Penghapusan kebijakan- kebijakan yang telah usang secara rutin dan penggantian para politisi dilakukan dengan cara yang santun dan damai, menjadikan sisim demokratis mampu menjamin pembaruan kehidupan sosial. Hal ini juga memuluskan proses alih generasi tanpa pergolakan atau kekacauan pemerintahan yang biasanya mengikui pemberhentian tokoh kunci dalam rezim nondemokratis.

2.2 Bagaimana seharusnya etika berdemokrasi itu?
Demokrasi harus bermanfaat bagi kepentingan masyarakat luas, serta untuk kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Demokrasi bukan hanya terkait dengan peristiwa unjuk rasa, silang pendapat, dan pemungutan suara.Tetapi, demokrasi juga adalah bagaimana cara penyampaian yang patut, pantas, proporsional, dan pada tempatnya.
Demokrasi dalam pengertian yang utuh terdiri atas demokrasi sebagai cara, Demokrasi sebagai tujuan, dan demokrasi sebagai nilai-nilai. Demokrasi sebagai cara berhubungan dengan mekanisme dan prosedur, seperti unjuk rasa dan pemilihan umum. Demokrasi sebagai tujuan berkenaan dengan pencapaian kesejahteraan dan keadilan. Sedangkan, demokrasi sebagai nilai dan etika berkaitan dengan peneguhan prinsip damai, tanpa kekerasan, kebebasan dan kesetaraan, toleransi, serta sejumlah etika lain.
Sebagai warga Negara yang baik, kita hendaknya tidak hanya menonjolkan aspek demokrasi yang pertama, tetapi juga harus menerapkan  prinsip keselarasan dengan aspek kedua dan ketiga, yaitu demokrasi sebagai tujuan dan demokrasi sebagai nilai serta etika,
Presiden dalam suatu pidatonya pernah menjelaskan, bahwa demokrasi di Indonesia pada saat ini sedang berkembang baik. Bahkan, kebebasan berpendapat serta berekspresi di depan publik semakin baik.

3.1 Bagaimana kenyataan demokrasi di Indonesia?
3.1.1 Demokrasi yang ada di Indonesia saat ini
     Dalam Demokrasi, terdapat istilah Demonstrasi, dimana kita sebagai warga Negara berhak menyuarakan pendapat kita baik itu secara tertutup maupun terbuka seperti unjuk rasa ataupun demo. Akan tetapi perlu diperhatikan, demonstrasi boleh asal tidak anarkis dan tetap mematuhi peraturan-peraturan yang berlaku.
Salah satu contohnya adalah yang pernah dialami oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada saat merayakan 100 hari pemerintahannya yang disambut sejumlah aksi demonstrasi di berbagai daerah. Nama SBY dicatut dan dipelesetkan dalam badan kerbau dengan jenis tulisan ''Sibuya''. Lalu, sebuah pamflet bergambar SBY ditempelkan persis di depan kepala hewan yang biasa dimanfaatkan untuk membajak sawah itu dengan tulisan ''Mundur''.
      Ditengarai atas perilaku amoral para demonstran itulah, SBY mengungkit masalah etika dalam alam demokrasi, terlebih dalam demokrasi Pancasila sebagaimana yang sudah di-blue print kan para the founding father kita pada saat memimpin rapat dengan para menteri dan gubernur setanah air di Istana Negara pada 2 Februari lalu.
     
Tentu apa yang menjadi keluhan dan unek-unek kepala negara itu adalah suatu kewajaran. Sebab, bagaimanapun, seorang kepala negara tidak lain adalah simbol negara yang harus dijunjung tinggi dan dijaga kehormatannya. SBY sebagai presiden yang memperoleh mandat dari mayoritas rakyat negeri ini sepatutnya mendapat penghormatan yang layak dan dijaga keutuhan harga dirinya oleh segenap elemen bangsa ini.
Buntut Kekecewaan
      Di satu sisi memang harus diakui juga bahwa apa yang dilakonkan para penyambung lidah rakyat itu dengan menggelar aksi demonstrasi merupakan buntut dari kekesalan dan kekecewaan yang mendalam atas kelambanan, bahkan ketidakmampuan pemerintah mengelola pemerintahan yang benar-benar prorakyat sesuai dengan janji-janji politiknya.
      Berbagai aksi demonstrasi akan mencuat ketika pemerintah dianggap gagal dalam memenuhi janjinya kepada kalangan publik. Hal yang sama juga begitu sering menghiasi layar kaca televisi di seluruh tanah air ketika media meliput berbagai aksi yang umumnya dimotori para mahasiswa dan aktivis jalanan itu. Bahkan, reformasi lahir dengan berbagai aksi teatrikal pada saat rakyat hendak menyampaikan aspirasi. Kaum intelektual yang menjadi motor penggerak reformasi pun mendapat dukungan mayoritas negeri ini.
      Tidak dapat dielakkan bahwa tercapainya agenda penuntutan melengserkan pemerintahan Soeharto yang hampir menggiring bangsa ini menobatkan dia sebagai presiden seumur hidup juga merupakan wujud nyata reformasi yang dibarengi dengan ribuan gerakan yang bernama demonstrasi. Tanpa adanya demonstrasi, barangkali cita-cita kebebasan dan kemerdekaan sebagai yang telah di-blue print-kan dalam konstitusi kita hanya akan tinggal impian belaka.
      Lalu, kini waktu terus bergulir. Disadari atau tidak, sudah lebih dari 10 tahun usia reformasi. Penggawa-penggawa reformasi yang dahulu menjadi pejuang jalanan kini sudah bergelut dalam arus kekuasaan. Banyak di antara mereka yang kini telah mencapai puncak karirnya dan punya andil besar dalam menentukan arah perjalanan bangsa ini ke depan.
      Lalu, apakah agenda reformasi yang hendak mengukuhkan semangat perubahan dan menjadikan demokrasi sebagai satu-satunya sistem yang paling tepat bagi bangsa ini sudah mampu memberikan titik terang. Sampai saat ini, kalau mau jujur, demokrasi belumlah membuahkan kesejahteraan seagaimana agenda utamanya. Publik belum melihat urgensi reformasi yang digulirkan karena memang faktanya justru bertolak belakang dengan semangat perubahan yang pernah digulirkan. Manfaat riil demokrasi justru nihil.
Kelemahan Demokrasi
Lalu, adakah yang salah dengan demokrasi model Indonesia? Atau, jangan-jangan justru kita yang terjebak dalam artikulasi demokrasi itu sendiri. Harus diakui memang bahwa dalam cacatan historisnya, sistem demokrasi merupakan sistem terbaik di antara seluruh sistem terburuk yang ada. Atas dasar itu pula, mayoritas negara di dunia mengklaim bahwa negaranya telah menganut paham demokrasi meski dalam tatanan implementasi sangat bergantung pada penafsiran setiap negara dan penguasanya.
      Salah satu titik lemah dari sistem demokrasi adalah adanya upaya mengandalkan diri pada prinsip suara mayoritas. Doktrin one man one vote pun diklaim sebagai pijakan paling ideal. Siapa yang mengantongi suara mayoritas, merekalah yang menjadi pemegang kendali dan kekuasaan.
      Prinsip demokrasi yang demikian sangat identik dengan sistem kapitalis dalam dunia bisnis yang memprioritaskan prinsip one share one vote. Siapa pemegang saham mayoritas, dialah pemegang, pengendali, sekaligus pembuat keputusan. Di sisi lain, disadari atau tidak bahwa sesungguhnya suara mayoritas tidak dapat diklaim telah mencerminkan nilai kebenaran dan keadilan. Artinya, walau suara mayoritas telah diraih, tidak ada jaminan bahwa keadilan dan kebenaran akan terpenuhi.
      Barangkali hal itulah yang dirasakan para pelaku demonstrasi pada 28 Januari lalu. Karena itu, mereka menggelar berbagai aksi dalam rangka menyambut program 100 hari pemerintahan SBY-Boediono yang dianggap bernilai merah alias gagal. Namun, kelemahan sistem demokrasi yang paling fatal justru mencuat pada saat aksi tersebut digelar. Demokrasi diidentikkan dengan kebebasan tanpa disertai rasa tanggung jawab dan batasan akan rambu-rambu serta etika. SBY pun diidentikan dengan seekor kerbau dungu yang biasa dimanfaatkan untuk membajak sawah.
      Pola demokrasi semacam itu justru semakin menguatkan bahwa etika telah raib diterjang badai kebebasan yang tanpa batas. Tentu fakta tersebut menjadi catatan penting bahwa demokrasi telah dipandang sebagai kebebasan tanpa batas dan hanya akan menambah daftar hitam perjalanan demokrasi kita pada dunia internasional. Ketika kita mengidentikkan kepala negara sebagai manusia dungu seperti seekor kerbau, sesungguhnya manusia paling dungu adalah diri kita sendiri yang telah menempatkan orang dungu dalam singgasana pemerintahan.


Bab III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
        Demokrasi sangat penting bagi perkembagan suatu Negara. Dan memang benar demokrasi itu memberikan kebebasan untuk berpendapat atau menyuarakan pendapat kita. Akan tetapi, demokrasi harus tetap dalam kerangka etika agar tidak menjadi demokrasi yang kebablasan.

3.2  Saran
Untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam mencapai etika berdemokrasi dalam hidup bermasyarakat dan bangsa, dan untuk menjaga keharmonisan antara kedunya. Kita sebagai bangsa Indonesia harus bisa menjunjung tinggi harkat dan martabat yang kita miliki.

Senin, 15 Oktober 2012

Super Junior-Only U


 Lirik Lagu Super Junior "Only U"

Nae mal deu-reo ju-llae amu maldo haji mal-go na sashi-reun neomuna buranhae
Niga eom-neun haru eotteohke kyeondil-ji cheongmal molla
Uri kkeuchi aniraneunkeorara
Nae-ga eom-neun binjarie honja apa ul-jineun ma

Nae mamso-ge ojing neo ne mamso-ge ojing na
Seoro talma-ganeun meseubi sarange ppajyeo it-daneun geol
Gateun haneun dareun urin jamshi tteo-rejyeo
Chigeum i sunkan yeongwonhi i-jji mal-go giyeo-khae

Nae-ge boyeojwot-deon ne sarangeul giyeokhal-ke keu nu-gudo daeshinhal su eom-neun
Dan hanaye sarang nae gaseum gipi neol dama du-llae
Orae kidarike haeseo mianhae
Nae pyeongsaenge hanappunin neoneun cheongmal teukbyeorhan geol

Nae mamso-ge ojing neo ne mamso-ge ojing na
Seoro talma-ganeun moseubi sarange ppajyeo it-daneun geol
Gateun haneul dareun gos urin jamshi tteo-rejyeo
Chigeum i sunkan yeongwonhi i-jji mal-go giyeo-khe
Rap
Sashil neodo al-ji neo keureu nan neo animyeon andweh neoda na animyeon andweh
Ne saengga-ge chijeojineun gaseum gipeojineun hansum nuga keurea chacheum chacheum na-ajil keoran mal ppun
Saranghae saranghae saranghae neo deudji mothaedo mianhae mianhae huwehseureob-gedo
F.5.R.E.V.E.R. Ne son jabeul-ke cheot nune kkojhin geunalcheoreom uri sa-i saero kochim

Be my love. (I) need you, girl. Ojing nae-neun neoppuniya neodo aljanha
Chagaun barami bureo omyeon sonkkeute seuchineun geu neukgimi ne gyeote neuri-nneun geol

Nae son jabajudeon neo bal majchueo keoddeon na
Tashi neoreul mannal keunaren ne du son nohji anheul keoya

Nae mamsoge ojing neo ne mamsoge ojing na
Seoro talma-ganeun moseubi sarange ppajyeo it-daneun geot
Gateun haneul dareun urin jamshi tteo-reojyeo
Chigeum i sunkan yeongwonhi i-jji malgo giyeokhae


Teh hijau dan manfaatnya bagi tubuh


Manfaat dari teh hijau yang satu ini memang tidak perlu di ragukan lagi khasiatnya, Seperti yang kita ketahui penduduk jepang merupakan masyarakat yang cukup banyak mengkonsumsi minuman teh hijau ini. Banyak sekali manfaat teh hijau bagi kesehatan khususnya bagi kita yang mengonsumsinya.

Teh Hijau bermanfaat untuk membantu membakar lemak, mencegah penyakit jantung, menurunkan tekanan darah (hipertensi), melindungi tubuh dari diabetes (kencing manis). Selain itu Teh Hijau juga mencegah keracunan makanan, melindungi dari hepatitis, mencegah nafas tak sedap, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.Selain itu ada beberapa macam lagi manfaat teh hijau untuk kesehatan diantaranya adalah :

Teh Hijau
Dapat mencegah dan menurunkan tekanan darah tinggi
Mencegah timbulnya kadar gula darah yang tinggi
Menurunkan kadar kolesterol
Menurunkan resiko terkena berbagai penyakit hati
Menurunkan resiko terkena stroke
Membantu tubuh dalam melawan virus (seperti virus influenza)
Dapat menghambat penurunan fungsi syaraf
Memperbaiki fungsi kognitif
Bermanfaat bagi kesehatan gusi
Mencegah sesak nafas
Mengurangi stress
Menghilangkan kelelahan dan keletihan
Mampu mencegah timbulnya penyakit kanker
Mampu mengendalikan pertumbuhan tumor
Membantu penyembuhan penyakit kanker
Membantu menurunkan berat badan
Mengurangi resiko timbulnya radang sendi dan reumatik
Berfungsi sebagai anti radang tenggorokan
Mencegah osteoforosis
Mencegah timbulnya alergi
Melindungi lever
Mencegah hepatitis
Membantu menghalangi penyebaran virus HIV
Memperlambat penuaan
Baik dikonsumsi untuk penderita diabetes
Mampu mencegah keracunan makanan

Bagaimana,banyak sekali kan manfaat teh hijau untuk kesehatan.Jadi jangan tunggu waktu lagi untuk memperutin mengkonsumsi minuman sehat yang berasal dari alam ini.

Sumber : sehat-untuksemua.blogspot.com

Manfaat Tomat bagi kesehatan


Tomat tidak hanya menarik karena warnanya yang merah cerah. Tetapi, tomat juga kaya akan antioksidan yang sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Karena itu,  jangan lupa memasukkan tomat ke dalam daftar diet Anda. Karena itu anda harus mengetahui keistimewaanmanfaat tomat bagi kesehatan manusia.

Salah satu kandungan di dalam tomat yang paling bermanfaat adalah lycopene. Lycopene merupakan salah satu jenis antioksidan vital alami. Antioksidan ini merupakan bagian dari keluraga pigmen yang disebut dengan karoten. Karoten merupakan komponen alami yang menimbulkan adanya warna pada buah dan sayuran. Sebagai contoh, beta karoten merupakan pigmen berwarna orange yang ditemukan pada wortel. Kandungan yang terdapat di dalamnya membuat manfaat tomat semakin besar gunanya untuk manusia.

Tomat
Manfaat tomat yang di dalamnya ada kandungan Lycopene berfungsi melawan pembentukan sel-sel kanker serta berbagai jenis komplikasi permasalahan kesehatan lainnya. Lycopene bisa melawan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Lycopene tidak diproduksi secara alami di dalam tubuh. Jadi, tubuh kita memerlukan sumber makanan dari luar. Antiokasidan ini bisa ditemukan pada jenis buah berwarna pink lainnya, semangka serta beberapa makanan lain. Tetapi, kandungan lycopene pada makanan ini hanya sedikit dibandingkan dengan jumlah yang terdapat pada tomat. Jadi, tomat adalah teman terbaik untuk mendapatkan lycopene. 

Studi-studi telah membuktikan kalau manfaat tomat tidak hanya efektif mencegah kanker tetapi juga mencegah penyakit jantung dan kolesterol tinggi. Kanker-kanker seperti kanker prostat, kanker rektal, kanker perut, mulut, kerongkongan telah terbukti bisa dicegah dengan mengkonsumsi lycopene dalam jumlah banyak 

Para peneliti memasukkan lycopene ke dalam kultur sel-sel kanker. Lycopene terbukti bisa mencegah pertumbuhan kultur sel-sel kanker ini. Hal ini merupakan bukti kuat yang menunjukkan manfaat tomat bagi kesehatan. 

Selain itu, inilah beberapa manfaat tomat untuk kesehatan :

Makan tomat dalam jumlah banyak bisa memperbaiki tekstur dan warna kulit
Tomat sangat baik untuk memurnikan darah
Tomat berfungsi melindungi hati dari sirosis serta berfungsi menghancurkan batu ginjal
Tomat juga merupakan antiseptik alami untuk mencegah terjadinya infeksi, asam nikotin pada tomat bisa menurunkan kolesterol, dengan begitu bisa mencegah penyakit jantung
Vitamin K yang terkandung dalam tomat berfungsi mencegah perdarahan. 

Jika dikonsumsi saat segar, tomat sangat kaya akan vitamin C. Tetapi, tomat lebih baik dikonsumsi setelah dimasak. Tomat mengandung banyak air. Pada saat dimasak, air ini akan menguap. Dengan begitu, konsentrasi lycopene pada tomat yang telah dimasak akan lebih tinggi. Jika memasak, ada baiknya menghindari suhu yang terlalu tinggi karena akan membunuh sebagian besar vitamin-vitamin yang terdapat di dalamnya. Setelah mengetahui manfaat tomat untuk kesehatan, jangan menunda-nunda untuk segera mengonsumsinya.

Sumber : mediaindonesia.com

Minggu, 14 Oktober 2012

Someday_Super Junior


SOMEDAY - Super Junior


Jeormeun naren jeormeumeul moreugo
Saranghal ttaen sarangi boiji anhanne
Hajiman ije dwidoraboni
Urin jeormgo seoro sarangeul haetguna
  
Nunmul gateun siganui gang wie
Tteonaeryeoganeun geon han dabarui chueok
Geureoke ije dwidoraboni
Jeormeumdo sarangdo aju sojunghaetguna

Eonjenganeun uri dasi mannari
Eodiro ganeunji amudo moreujiman
Eonjenganeun uri dasi mannari
Heeojin moseup idaero..

Jeormeun naren jeormeumeul ijeotgo
Saranghal ttaen sarangi heunhaeman boyeonne
Hajiman ije saenggakhae boni
Urin jeormgo seoro sarangeul haetguna

Eonjenganeun uri dasi mannari
Eodiro ganeunji amudo moreujiman
Eonjenganeun uri dasi mannari
Heeojin moseup idaero..

Eonjengan uri mannari eonjengan uri dasi mannari idaero idaero

Eonjenganeun uri dasi mannari
Eodiro ganeunji amudo moreujiman
Eonjenganeun uri dasi mannari
Heeojin moseup idaero..


MICRO TEACHING
I.          Pengertian
Micro teaching adalah suatu tindakan atau kegiatan latihan belajar-mengajar dalam situasi laboratoris (Sardirman, Interaksi Motivasi Belajar Mengajar).

II.       Ciri-ciri pokok Micro Teaching :
1. Jumlah subyek belajar sedikit sekitar 5-10 orang
2. Waktu mengajar terbatas sekitar 10 menit
3. Komponen mengajar yang dikembangkan terbatas
4. Sekadar real teaching

III.     Maksud dan tujuan micro teaching
Maksud yaitu meningkatkan performance yang menyangkut keterampilan dalam mengajar atau latihan mengelola interaksi belajar mengajar.
Tujuan adalah membekali calon guru sebelum sungguh-sungguh terjun ke sekolah tempat latihan praktek kependidikan untuk praktek mengajar (Sardiman, Interaksi Motivasi Belajar Mengajar ).

IV.    Perbedaan micro teaching dan teaching
A. Micro teaching :
1.      Dilaksanakan dalam kelas laboratorium
2.      Sekadar real teaching
3.      Siswa 5 s/d 10 orang
4.       Waktu sekitar 10 menit
5.      Bahan terbatas
6.      Ketrampilan yang dilatihkan meliputi semua teaching skill dalam porsi yang terbatas dan terpisah-pisah.
7.      Dibutuhkan alat-alat laboratori agar dapat diperoleh suatu feedback yang obyektif.
B.   Teaching :
1.      Dilaksanakan dalam real class room
2.      Merupakan real class room teaching
3.      Siswa 30 s/d 40 orang
4.      Waktu sekitar 45 menit
5.      Bahan luas
6.      Ketrampilan yang di demonstrasikan semua teaching skill dan terintegrasi
7.      TIdak dilengkapi dengan alat-alat laboratori.
Guru (tenaga pendidik) yang efektif adalah mereka yang berhasil membawa peserta didik mencapai tujuan pembelajaran sesuai dengan kaidah yang berlaku dalam pendidikan. Keberhasilan pembelajaran yang efektif memuat dua tolok ukur yakni tercapainya tujuan dan hasil pembelajaran. Untuk mencapai tingkat efektifitas pembelajaran, Gadik harus menguasai berbagai ketrampilan dasar pembelajaran yang meliputi ketrampilan membuka dan menutup proses pembelajaran, ketrampilan menjelaskan, ketrampilan bertanya, ketrampilan menggunakan variasi, ketrampilan memberi penguatan, ketrampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan, ketrampilan mengelola kelas dan ketrampilan membimbing diskusi kecil.
          Untuk dapat menguasai berbagai ketrampilan dasar pengajaran dan pembelajaran tersebut maka Gadik perlu berlatih satu demi satu ketrampilan tersebut agar mendalami makna dan strategi penggu-naannya
pada proses pembelajaran. Ketrampilan dasar mengajar dapat diperoleh melalui pembelajaran mikro atau micro teaching. Oleh karena itu pembelajaran mikro  sangat diperlukan dalam bentuk peer teaching dengan harapan agar para gadik dapat sekaligus menjadi observer temannya sesama gadik, dengan harapan masing-masing gadik dapat saling memberikan koreksi dan masukan untuk memperbaiki kekurangan penguasaan ketram-pilan dasar dalam mengajar.

         Pengajaran mikro telah dipraktikkan secara meluas dalam  latihan keguruan di seluruh dunia sejak diperkenalkan di Stanford University oleh Dwight W. Allen, Robert Bush dan Kim Romney pada tahun 1950-an. Untuk dapat memahami micro teachingatau pembelajaran mikro bagi calon gadik, dikemukakan beberapa asumsi dasar yaitu:
1.    Pada umumnya guru tidak dilahirkan tetapi dibentuk terlebih dahulu.
2.    Keberhasilan seseorang menguasai hal-hal yang lebih kompleks ditentukan oleh keberhasilannya menguasai hal-hal yang lebih sederhana sifatnya. Dengan terlebih dahulu menguasai berbagai ketrampilan dasar mengajar, maka akan dapat dilaksanakan kegiatan mengajar secara keseluruhan yang bersifat kompleks.
3.    Dengan menyederhanakan situasi latihan maka perhatian dapat dilakukan sepenuhnya kepada pembinaan ketrampilan tertentu yang merupakan komponen kegiatan mengajar.
4.    Dalam latihan-latihan yang sangat terbatas, calon guru lebih mudah mengontrol tingkah lakunya jika dibandingkan dengan mengajar secara global yang bersifat kompleks.
5.    Dengan penyederhanaan situasi latihan, diharapkan akan memudahkan observasi yang lebih sistematis, obyektif serta pencatatan yang lebih teliti. Hasil dari observasi ini diharapkan dapat digunakan sebagi balikan calon guru tentang kekurangan yang dilakukan dan segera diketahui yang selanjutnya akan diperbaiki pada kesempatan latihan berikutnya.

       Merujuk pada beberapa asumsi dasar pengajaran mikro dapat dikemukakan beberapa pengertian pengajaran mikro sebagai berikut:
1.    Pengajaran mikro dirumuskan sebagai pengajaran dalam skala kecil atau mikro yang dirancang untuk mengembangkan ketrampilan baru dan memperbaiki ketrampilan yang lama.
2.    Pengajaran mikro adalah meto-de latihan yang dirancang sedemikian rupa dengan jalan mengisolasi bagian-bagian komponen dari proses pengajaran sehingga calon gadik dapat menguasai ketrampilan satu per satu dalam situasi mengajar yang disederhanakan.
3.    Micro teaching is effective method of learning to teach, oleh sebab itu micro teaching sama dengan teaching to teach dan atau learning to teach.
4.    Mengikut Micheel J Wallace pengajaran mikro merupakan pengajaran yang disederhana-kan. Situasi pengajaran telah dikurangi lingkupnya, tugas guru dipermudah, mata pelajaran dipendekkan dan jumlah peserta didik dikecilkan.

Berpijak pada asumsi dasar dan pengertian pengajaran mikro tersebut, maka dapat disampaikan beberapa ciri pengajaran mikro:
1.    Mikro dalam pengajaran mikro berarti pada skala kecil. Skala kecil berkaitan dengan ruang lingkup materi pelajaran, waktu, siswanya dan ketrampilannya.
2.    Mikro dalam pengajaran dimak-nai sebagai bagian dari ketram-pilan mengajar yang kompleks akan dipelajari lebih mendalam dan teliti bagian demi bagian.
3.    Pengajaran mikro adalah pengajaran yang sebenarnya. Calon gadik harus membuat persiapan pembelajaran, rencana pem-belajaran, melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah dibuat, mengelola kelas dan menyiapkan perangkat pembelajaran lainnya yang dapat mendukung proses belajar dan mengajar (PBM).
4.    Pengajaran mikro pada hakekatnya adalah belajar yang sebenarnya. Ditinjau dari praktikan, calon gadik akan belajar bagaimana melakukan pembelajaran sedangkan teman yang jadi siswa akan dapat merasakan bagaimana gaya mengajar temannya dirasakan tepat dan tidaknya strategi pembelajaran yang dibuat.
5.    Pengajaran mikro bukanlah simulasi. Dalam situasi menga-jar teman sejawat, mereka tidak diperlakukan sebagaimana siswa didik akan tetapi mereka tetap menjadi teman yang sebenarnya dengan kedudukan sebagai siswa. Hal ini untuk menghindari perilaku teman sejawat yang dibuat-buat yang mengakibatkan tidak terkondisikan proses pembelajaran antar teman sejawat.
6.    Pengajaran diharapkan dapat direkam sehingga hasil rekaman tersebut dapat dijadikan bahan diskusi antar teman untuk dikoreksi dan diberikan masukan guna perbaikan atas kekurangan praktikan gadik.

Pengajaran mikro bertujuan membekali gadik beberapa ketrampilan dasar mengajar dan pembelajaran. Bagi calon gadik metode ini akan memberi pengalaman mengajar yang nyata dan latihan sejumlah ketrampilan dasar mengajar secara terpisah. Sedangkan bagi calon gadik dapat mengembangkan ketrampilan dasar mengajarnya sebelum mereka melaksanakan tugas sebagai gadik. Memberikan kemungkinan calon gadik untuk mendapatkan bermacam ketrampilan dasar mengajar serta memahami kapan dan bagaimana menerapkan dalam program pembelajaran.

Bagi supervisor calon gadik, metode ini akan memberikan penyegaran dalam program pendidikan. Gadik mendapatkan pengalaman mengajar pada calon gadik yang bersifat individual demi perkembangan profesi.

Skenario Pengajaran Mikro
       Skenario pengajaran mikro dibuat dan dirancang langkah demi langkah. Hal ini agar dapat menjadi rambu-rambu dalam pelaksanaannya untuk menghindari dan mengantisipasi hal-hal yang dapat mengganggu jalannya pengajaran mikro. Secara garis besar skenario kegiatan pengajaran mikro dapat dikelompokkan dalam tiga tahapan yaitu:
1.    Tahap pertama (tahap kognitif).
Tahap pertama diharapkan praktikan sudah terbimbing memahami dan mendalami serta gambaran secara umum konsep dan makna ketrampilan dasar mengajar dalam proses belajar mengajar, menggunakan secara tepat, mensinergikan ketrampilan satu dan lainnya serta ketepatan kapan dan dalam kondisi yang bagaimana ketrampilan satu dan lainnya digunakan. Selain dari itu diharapkan praktikan dapat mensinergikan pengeta-huan mereka untuk digunakan pada realita pengajaran yang dipadukan dengan ketrampilan dasar mengajar.
2.    Tahap kedua ini diharapkan praktikan secara nyata mempraktekan ketrampilan dasar mengajar secara berulang, dengan harapan jika praktikan sudah berulang kali melakukan praktek akan mengetahui kekurangannya pada ketrampilan yang mereka belajar untuk dikuasai dan terampil menggunakannya dalam proses belajar mengajar. Pada tahapan ini praktikan sudah dapat mempersiapkan perangkat pembelajaran mulai dari RPP, media yang akan digunakan dan segala sesuatu yang dipersyaratkan bagi guru/gadik yang profesional di masa mendatang. 
3.    Tahap ketiga (tahap balikan).
Tahap ketiga ini merupakan kilas balik praktikan dengan mem-pelajari hasil dari observasi teman sejawat yang akan memberikan informasi setelah melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan mengajar praktikan. Para rekan sejawat akan memberikan penilaian berkaitan dengan kelebihan dan kekurangan praktikan yang selanjutnya akan didiskusikan dan sebagai bahan untuk memperbaiki kinerja sebagai gadik yang profesional.